Halo semua! Ya, siapa saja yang sedang membaca tulisan ini.

Untuk satu bulan ini, atau beberapa bulan selanjutnya saya memutuskan untuk menulis menggunakan Bahasa Indonesia, tentu tidak dengan EYD yang sudah baik, benar bahkan sempurna. Oleh karena itu, saya menerima semua masukan maupun koreksi dari para pembaca…yang berbahasa Indonesia tentunya.

Jika diperhatikan, pembaca saya mayoritas bukan orang Indonesia, entah apa alasannya, mungkinkah karena tulisan saya didominasi dengan bahasa negeri lain? Sejujurnya sejak di Sekolah Menengah Pertama, nilai pelajaran Bahasa Indonesia saya terjun bebas. Saya juga tidak tahu mengapa, padahal saya sangat suka sastra -bahkan dulu sampai jatuh cinta pada pelakunya, HAHA. Saya juga sangat suka puisi -membaca, menulis, menerka hingga bersatu dengannya. Sejak peristiwa terjun bebas dulu, saya merasa kemanpuan saya tidak semakin baik, bahkan sampai saat ini. Nilai pelajaran Bahasa Indonesia dengan bahasa asing sangat jauh perbedaannya.

Tidak, saya tidak bangga. Sangat tidak bangga. Bahkan saya juga sedih dan bingung mengapa bisa seperti ini.

Dua minggu lalu saya bercakap dengan teman melalui aplikasi instant messenger. Hanya beberapa pertanyaan darinya yang dapat saya jawab menggunakan Bahasa Indonesia dengan lancar dari awal hingga akhir kalimat. Sisanya? Ya, perkiraan kalian benar 😦

…….*lelah sendiri 5 menit mencari frasa penghubung yang tepat, namun tak kunjung dapat*

Intinya, selamat membaca Bahasa Indonesia-dan memperbaiki tulisan saya 🙂

Advertisements