Gila, Akhirnya.

Sejenak Puan termenung menerka sebait suara dari layar persegi panjang bercahaya. Apakah kanda sedang tidak baik-baik saja, atau memang Puan sudah lupa bagaimana kanda bersuara? Bahkan mengingat seutas senyummu saja butuh terdiam sepuluh menit tanpa kata. Hampir lupa agaknya.

Sudah terlalu lama sampai Puan kehilangan daya untuk menanti kanda di hadapan. Kembali merajut kenangan, yang entah untuk ditangisi atau disyukuri kemudian.

Namun, kanda, senyum Puan masih setia mengembang dalam tiap pintas memori bersamamu.

Eh, mungkin Puan gila itu benar adanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s